Keep Enjoy Guys!!!

Selasa, 19 Januari 2016

Ilalang di Dalam Laut


langkah telah terhenti
sumpah serapah kau ucap
roda telah kau putar
kosong rongga ini
getir rasanya gula
tajam busa yang kau berikan

diam terpaku
tergeser lalu jatuh karena landai
redup cahaya lentera
kau pingit si bungsu
pasrah nian diri ini
layak kau buatnya seperti ilalang yang terikat batu dalam laut

Sabtu, 16 Januari 2016

Sebatas Ini


aku tahu inginmu
aku tahu bahagiamu
aku tahu sedihmu
aku tahu kapan air itu menetes
aku tahu kapan peluh membasahimu
aku tahu ketika kepalamu berat
aku tahu ketika kau tak bisa terlelap

tapi akankah kau mau tahu siapa aku?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha mewujudkan inginmu?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha menggapai bahagiamu?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha mencari cara menghilangkan sedihmu?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha menyeka tetesan air matamu?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha membuat suasana terasa ringan ketika kau basah oleh peluhmu?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha menenangkanmu? menyurhmu beristirahat?
akankah kau mau tahu kapan aku berusaha tetap terjaga sampai kau benar-benar terlelap?

aku dan kau tahu, bahwa sebatas ini mampuku
aku hanya berusaha dengan terpisah oleh jarak yang jauh
semoga kau tahu, usahaku tak patah untukmu

Kamis, 14 Januari 2016

Sahabat Putih Abu-abu


730 hari saksi kita
tuk mengabadikan kenangan demi kenangan yang tergambar
untaian peristiwa tersulam di qalbu terdalam
yang kadang tersimpan, dan kadang ingin kulempar

sempat menjauh, namun trus mendekat
cerita jatuh bangun tercatat di bait-bait puisi
yang tergambar berjuta sampiran mimpi kita
tuk menggapai semua siratan isi puisi ini

antara canda dan bahagia termasak sempurna
bumbu sedih bertabur emosipun tertata rapih
namun inilah sebuah sajian kisah muda kita
yang tak bisa kita telusuri
penuh rahasia
penuh intuisi

hanya persahabatan yang mampu melukiskan tarian jemariku
tuk memberikanku ilmu pengetahuan, morfologi jalinan sahabat
tuk menjelaskanku beragam jenis sahabat
kalianlah sahabat dalam arti nyata


Tanda tanya


pagi itu
hilir mudik warga kesana kemari
kesibukan tiada henti
kecemasan menghantui

hentakan kaki di trotoar
sautan derungan kendaraan
bunyi klakson yang memekikan telinga
di jakartalah kita

para pemalas baru membuka mata kala itu
seketika juga semua tertuju di satu titik
duaarrr!
hanya ada tanda tanya dan ke khawatiran

Kantuk


seketika tubuh ini melemas
tak kuasa lagi aku menopangnya
jari tak lagi menari
sendi tak lagi bergerak

seketika jiwa ini melemah
hembusan nafas panjang keluar
peluh tak lagi membasahi
otak tak lagi befikir jernih

seketika dunia ini sepi
semua pintu tertutup rapat
deruan ombak nan tinggi
hembusan angin kian terasa

biarlah jiwa ini terbang jauh dari kenyataan
biarlah badan ini merehat sejenak
biarlah dunia ini sunyi sepi
biarlah mata ini terlelap tuk memulai kembali di esok hari

Fana Menjelang Mentari

Bunyi cicak sudah tak lagi terdengar
kusam sosok ini disudut itu
hanya suara kipas yang ada
namun tak lagi menyejukan

peluh ini menetes disela-sela rambut kepala
hambar peluh ini!
membekas memenuhi tubuh ini
namun tak terasa basah

terasa kaku tubuh ini
seperti terikat tali
semua otot terasa menegang
namun tak terasa letih

orbit bintang-bintang terlihat indah
luasnya samudra sangat menkjubkan
tingginya gunung terkesan gagah
semua itu FANA!!!