Keep Enjoy Guys!!!

Senin, 01 Februari 2016

Menunggu Cahaya Nun Jauh di sana


Berawal dari perkenalan masa ospek dulu aku mengenalnya, sosok putih indah nan asing itu. Senyum tipis malu-malunya tersebut membuatku terlena. Sempat teracuhkan jabatan tanganku, dia bilang malu pada saat itu, ya memang begitulah umumnya awal perkenalan yang terbilang sangat standar.

Perlahan hari demi hari terlewat membuat aku dan sosok itu semakin dekat, entah mengapa sebabnya aku pun tak tahu, mungkin hati yang sedang bergejolak yang mampu menjawabnya. Masa-masa putih abu-abu itu berjalan dengan atmosfir yang sangat begitu indah dan menawan. Seakan-akan setiap waktu itu bagaikan berada di sisi padang sabana di bawah pohon rindang dengan hembusan angin sore yang sejuk yang menerbangkan hamparan dedaunan kering dan waktu serasa berjalan melambat.

Kini sudah lima tahun lebih aku dan sosok itu saling kenal dan saling menjaga komunikasi, walaupun sudah hampir tiga tahun aku dan sosok itu terpisah jarak. Apapun kondisinya, keteguhan, kepercayaan dan saling mengerti selalu aku dan sosok itu usahakan sampai sekarang. Karena kita tahu, ada Cahaya Nun Jauh di sana.

0 komentar:

Posting Komentar